Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar Kuliah Umum yang kali ini menghadirkan M. Syukri Maulana, M.Pd., seorang pakar di bidang pendidikan bahasa Arab. Acara ini dilaksanakan pada 24 Juni 2024 dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan tema “Metode Pengajaran Bahasa Arab,” kuliah ini bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada para mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Bahasa Arab dan Qiraat Qutub.
Dalam kata sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA., menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi mahasiswa dan pengajar dalam kegiatan ini. Menurut beliau, metode pengajaran bahasa Arab yang efektif sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang lebih baik dalam membaca, memahami, dan menguasai literatur Arab, terutama yang berkaitan dengan literatur keislaman. “Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen FAI UMSU untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan bahasa Arab,” ujar Dr. Muhammad Qorib.
Senada dengan Dekan, Kaprodi PAI UMSU, Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I., turut memberikan sambutan. Beliau menekankan pentingnya metode pengajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membaca teks Arab klasik dan modern. “Metode pengajaran yang inovatif dan relevan sangat dibutuhkan agar mahasiswa lebih mudah memahami bahasa Arab sebagai dasar dalam penguasaan ilmu-ilmu Islam,” jelasnya. Dr. Hasrian berharap, Kuliah Umum ini dapat memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami konsep pengajaran bahasa Arab yang efektif.
Dalam presentasinya, M. Syukri Maulana, M.Pd., memaparkan berbagai metode pengajaran bahasa Arab yang telah terbukti efektif dalam praktik pendidikan. Salah satu metode yang ia tekankan adalah penggunaan pendekatan komunikatif yang menekankan pada keterampilan berbicara dan pemahaman mendalam akan konteks bahasa. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berkomunikasi secara aktif dalam bahasa Arab.
Kuliah Umum ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan narasumber. Pada sesi tanya jawab, banyak mahasiswa yang antusias bertanya seputar teknik pengajaran bahasa Arab yang tepat untuk pemula. M. Syukri Maulana menanggapi berbagai pertanyaan tersebut dengan memberikan saran praktis yang dapat langsung diaplikasikan, baik di dalam kelas maupun di lingkungan belajar mandiri.
Tidak hanya memberikan pengetahuan teori, M. Syukri Maulana juga memperkenalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Arab, seperti aplikasi interaktif dan media digital lainnya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu mempercepat pemahaman bahasa Arab bagi mahasiswa yang belajar secara mandiri. Teknologi juga memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel dan bisa diakses kapan saja, menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar setiap mahasiswa.
Dengan berakhirnya acara ini, para mahasiswa diharapkan memiliki wawasan baru dalam mempelajari bahasa Arab secara lebih efektif. UMSU berharap melalui kuliah umum seperti ini, para mahasiswa dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa mendatang, terutama dalam penguasaan bahasa Arab yang sangat dibutuhkan di dunia keislaman.

