Medan, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU) berhasil menggelar Seminar Nasional Pelatihan Jurnalistik Islami yang diadakan setiap semester. Acara yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dan praktisi media ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan kemampuan jurnalistik yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang jurnalistik, di antaranya adalah jurnalis senior, pengamat media, serta akademisi yang berfokus pada studi komunikasi dan media. Dalam sesi pembuka, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, C,, menyampaikan bahwa pentingnya memiliki pemahaman yang utuh tentang prinsip-prinsip jurnalistik Islami yang bisa menjadi landasan dalam penyampaian informasi yang tepat, objektif, dan sesuai dengan etika Islam.
“Jurnalistik Islami bukan hanya sekedar menulis berita, tetapi juga bagaimana kita dapat menyampaikan informasi dengan akhlak yang baik dan sesuai dengan ajaran Islam. Ini penting agar media tidak hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga sebagai media dakwah yang positif,” ujar Mavianti, M.A.
Pelatihan ini dilanjutkan dengan workshop interaktif yang membahas teknik penulisan berita, editing, serta penggunaan media sosial yang sesuai dengan etika Islam. Para peserta diberikan kesempatan untuk berlatih langsung dalam menyusun berita yang tidak hanya mengedepankan fakta, tetapi juga memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik yang sesuai dengan ajaran agama.
Acara yang berlangsung di Aula FAI UMSU ini juga menjadi ajang diskusi dan tanya jawab yang dinamis antara narasumber dan peserta, membuka wawasan tentang tantangan yang dihadapi dalam dunia jurnalistik saat ini, serta bagaimana media dapat memainkan peran positif dalam masyarakat.
Harapan besar pun diungkapkan oleh panitia penyelenggara, bahwa seminar ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas jurnalistik di Indonesia, khususnya bagi generasi muda yang ingin mendalami dunia media dengan prinsip-prinsip Islami.
Seminar Nasional Pelatihan Jurnalistik Islami ini mendapat apresiasi positif dari peserta yang merasa mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam dunia jurnalistik modern yang semakin berkembang.

