Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah sukses menggelar kegiatan Mentoring Kajian Intensif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (KIAM) bersama Dr. Nurzannah, M.Ag. Kegiatan ini berlangsung setiap bulan dan bertujuan memberikan penguatan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah dipelajari sebelumnya. Dalam kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mendalami nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara komprehensif.
Dekan Fakultas, Dr. Muhammad Qorib, MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program ini. Ia menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sebagai landasan moral bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia modern. “KIAM bukan hanya sekadar kajian, tetapi juga upaya menanamkan nilai spiritual dan karakter unggul kepada mahasiswa kita,” ungkap Dr. Muhammad Qorib.
Dr. Nurzannah, M.Ag., selaku mentor utama, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada pendalaman materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang telah diajarkan. Melalui metode diskusi interaktif, mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi nilai-nilai Islam dalam konteks kehidupan sehari-hari. “Pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya.
Kegiatan mentoring juga diramaikan dengan berbagai sesi diskusi yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa. Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar materi yang telah mereka pelajari. Diskusi ini memperkaya pemahaman mahasiswa dan memperkuat interaksi antara mentor dan peserta, menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif.
Sebagai bentuk pengayaan, kegiatan ini juga didukung dengan dokumentasi yang sistematis. Dokumentasi ini mencakup catatan, foto, dan video dari setiap sesi mentoring yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan referensi untuk kegiatan berikutnya. “Dokumentasi ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan perbaikan kualitas mentoring di masa depan,” tambah Dr. Nurzannah.
Dalam wawancara dengan salah satu mahasiswa, mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Mentoring ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan memotivasi kami untuk terus belajar tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujar seorang peserta. Pendekatan yang diterapkan dirasakan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dalam memperkuat wawasan keislaman mereka.
Dengan rutinitas pelaksanaan setiap bulan, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam spiritualitas. Fakultas Agama Islam terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program berkualitas yang mendukung pembentukan karakter mahasiswa yang unggul dan berintegritas.

