
Muhammad Nasrullah Jamil, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berhasil mengharumkan nama kampusnya dengan meraih Juara 1 dalam ajang Perlombaan Tahfidz Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) 2024 untuk kategori 20 Juz. Prestasi ini mencerminkan komitmen UMSU dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan yang mumpuni.
Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA, turut mengapresiasi prestasi yang diraih Muhammad Nasrullah. “Kami sangat bangga atas prestasi yang telah diraih oleh Nasrullah. Kemenangan ini menunjukkan bahwa UMSU mampu menghasilkan mahasiswa yang berdaya saing tinggi dalam bidang ilmu agama, khususnya tahfidz Al-Qur’an,” ujarnya. Beliau berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.
Ketua Program Studi PAI UMSU, Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I, juga memberikan ucapan selamat serta apresiasi kepada Muhammad Nasrullah Jamil atas prestasinya yang luar biasa. “Ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, serta kedisiplinan yang tinggi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk ikut serta dalam kegiatan yang membawa nama baik almamater,” ungkap Dr. Hasrian. Menurutnya, capaian ini tak lepas dari dukungan kampus yang terus mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa di berbagai aspek.
Muhammad Nasrullah Jamil, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya. Ia mengaku bahwa keberhasilannya merupakan buah dari latihan dan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an. “Ini adalah prestasi yang saya persembahkan untuk keluarga, teman-teman, serta para dosen yang telah mendukung saya selama ini. Semoga dengan ini saya bisa terus memberikan yang terbaik bagi agama dan bangsa,” kata Nasrullah. Ia juga menyampaikan harapan agar semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk menghafal Al-Qur’an dan mengikuti ajang-ajang serupa di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi yang diraih Nasrullah tak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam UMSU konsisten dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang tahfidz Al-Qur’an. Program pembinaan tahfidz yang diselenggarakan oleh kampus menjadi salah satu upaya untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kecakapan dalam menghafal serta memahami Al-Qur’an secara mendalam. Hal ini tentunya menjadi bagian dari misi UMSU dalam mengembangkan kualitas lulusan yang tidak hanya berprestasi di dunia akademik, tetapi juga di bidang spiritual.
Perlombaan Tahfidz Nasional PTMA yang diselenggarakan di UMRI pada tahun 2024 ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia. Kompetisi ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghafal Al-Qur’an serta mengasah mental berkompetisi secara positif. Ajang ini juga menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang hafalan Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah di antara mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah.
Dengan prestasi yang diraih Muhammad Nasrullah Jamil, diharapkan UMSU dapat semakin dikenal sebagai salah satu universitas yang berkomitmen tinggi dalam membina dan mengembangkan mahasiswa yang berpotensi di bidang ilmu agama. Dukungan penuh dari Fakultas Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam akan terus diberikan kepada mahasiswa yang ingin berprestasi di bidang tahfidz Al-Qur’an maupun kompetisi lainnya, sehingga dapat terus mengharumkan nama kampus di kancah nasional dan internasional.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika UMSU, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, untuk terus berusaha meraih pencapaian terbaik di bidang masing-masing. Semoga keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Muhammad Nasrullah dan UMSU, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda muslim di Indonesia untuk semakin mencintai dan menghafal Al-Qur’an.
