Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses menggelar kuliah umum dengan tema “Tantangan Pendidikan Agama Islam di Era Digital”. Kegiatan yang berlangsung di aula kampus UMSU ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi.
Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama, Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I. seorang pakar pendidikan agama Islam dan dosen di UMSU. Dalam pemaparannya, Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I menyampaikan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan agama Islam untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin maju. Beliau juga mengingatkan agar mahasiswa dan pendidik tetap menjaga nilai-nilai agama dalam setiap penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
“Era digital menawarkan banyak kemudahan, namun kita harus bijak dalam menggunakannya. Pendidikan agama Islam harus bisa menanggapi dinamika zaman dengan tetap menjaga esensi ajaran-ajaran Islam yang moderat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I dalam pemaparan materi.
Kuliah umum ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara pembicara dan peserta. Mahasiswa aktif bertanya seputar cara mengoptimalkan teknologi dalam pendidikan agama Islam, serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut.
Ketua HMJ Pendidikan Agama Islam UMSU, Nurul Aini, dalam sambutannya berharap kuliah umum ini dapat memberi wawasan baru bagi mahasiswa, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan. “Kami berharap acara ini bisa memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan agama Islam di UMSU, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi,” ungkap Nurul.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata kepada pembicara, dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin pesat.

