Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar kuliah dosen tamu yang bertema “Pengembangan Kemampuan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI)”. Acara yang diadakan pada tanggal 13 November 2021 ini menghadirkan Laila Sari, M.Pd, seorang pakar dalam bidang pendidikan agama, sebagai pemateri utama. Kuliah ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman lebih mendalam kepada mahasiswa dan guru PAI tentang pentingnya pengembangan profesi dalam dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi bagi para pendidik, terutama dalam pendidikan agama Islam. Beliau mengatakan bahwa guru PAI memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa, oleh karena itu pengembangan kemampuan profesi mereka harus menjadi perhatian utama. “Kami berharap kuliah tamu ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan agama di Indonesia,” ujar Dr. Qorib.
Laila Sari, M.Pd, yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan profesi guru, mengungkapkan bahwa guru PAI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, teknologi, dan kebutuhan siswa. Dalam paparan materi, ia menjelaskan berbagai aspek penting yang harus dimiliki oleh seorang guru PAI, mulai dari penguasaan materi hingga kemampuan pedagogis yang baik. Menurutnya, pendidikan agama Islam harus disampaikan dengan cara yang relevan dan menarik bagi siswa, sehingga pesan-pesan moral dan spiritual dapat diterima dengan baik.
Selain itu, Laila juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh guru PAI di era digital, di mana kemajuan teknologi mempengaruhi cara belajar dan mengajar. Ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. “Guru PAI harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran untuk menjangkau siswa secara lebih efektif,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Qorib juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya dalam menciptakan program pelatihan dan pengembangan profesi yang berkelanjutan. Ia mengajak para mahasiswa dan guru PAI untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka agar tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan di masa depan.
Kuliah dosen tamu ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk dosen, mahasiswa, serta para praktisi pendidikan yang tertarik untuk memperdalam pemahaman tentang pengembangan profesi guru PAI. Acara ini juga menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman antara para peserta dengan narasumber. Beberapa peserta menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama dalam menghadapi dinamika pendidikan di Indonesia.
Sebagai penutup, Dr. Qorib berharap agar seluruh peserta kuliah tamu ini dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan profesional mereka. “Pengembangan kemampuan profesi guru PAI bukan hanya untuk kemajuan pribadi, tetapi juga untuk kemajuan pendidikan agama Islam yang lebih baik di Indonesia,” tutupnya. Dengan suksesnya acara ini, Fakultas Agama Islam UMSU semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak pendidik agama yang kompeten dan berintegritas.

