Fakultas Agama Islam menyelenggarakan kuliah dosen tamu yang luar biasa pada hari Jumat, 17 November 2024, dengan menghadirkan Prof. Ismail Luthfi Chapakiya, Ph.D., seorang pakar di bidang Pendidikan Bahasa Arab dari Thailand. Acara yang bertajuk “Pendidikan Bahasa Arab dalam Konteks Global” ini menjadi salah satu kesempatan berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan wawasan langsung dari seorang ahli bahasa Arab internasional.
Prof. Ismail Luthfi Chapakiya, yang telah lama berkiprah di dunia akademik, memaparkan topik menarik mengenai “Pendidikan Bahasa Arab, Qiraat Qutub, Insya’ Muhadatsah”. Dalam kuliahnya, beliau menjelaskan pentingnya pengajaran bahasa Arab yang lebih komunikatif dan aplikatif, serta bagaimana teknik-teknik qiraat qutub dapat meningkatkan pemahaman teks-teks klasik dalam bahasa Arab. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya keterampilan berbicara (muhadatsah) sebagai bagian integral dari pengajaran bahasa Arab yang efektif.
Para peserta kuliah dosen tamu ini tidak hanya disuguhkan dengan teori-teori pendidikan bahasa Arab, tetapi juga diberikan pemahaman mendalam mengenai metode pengajaran yang diterapkan di Thailand, yang telah terbukti sukses dalam meningkatkan kualitas penguasaan bahasa Arab di kalangan pelajar. Prof. Ismail membagikan pengalaman beliau dalam mengembangkan kurikulum bahasa Arab yang berbasis pada kebutuhan komunikatif dan interaktif.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Muhammad Qorib, MA, menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap kehadiran Prof. Ismail Luthfi Chapakiya. “Kami merasa terhormat dapat menghadirkan seorang pakar sekelas Prof. Ismail di kampus ini. Kuliah dosen tamu ini bukan hanya untuk menambah wawasan akademik, tetapi juga untuk membuka peluang bagi kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab,” ujar Dr. Muhammad Qorib.
Dr. Qorib juga menambahkan bahwa Fakultas Agama Islam selalu berkomitmen untuk mengembangkan kualitas pendidikan, termasuk dalam bidang pengajaran bahasa Arab, yang semakin penting dalam dunia globalisasi saat ini. Beliau berharap, kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk lebih bersemangat dalam mendalami bahasa Arab, khususnya dalam konteks penggunaan bahasa yang lebih modern dan relevan di era digital.
Sesi tanya jawab setelah kuliah berlangsung dengan sangat antusias. Mahasiswa dan dosen memanfaatkan kesempatan ini untuk mendalami lebih jauh tentang cara-cara efektif dalam mengajarkan bahasa Arab di berbagai tingkat pendidikan. Beberapa peserta juga menanyakan bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam pengajaran bahasa Arab, yang dijawab dengan antusias oleh Prof. Ismail.
Acara ini menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia, khususnya di Fakultas Agama Islam. Dengan kehadiran Prof. Ismail Luthfi Chapakiya, diharapkan Fakultas Agama Islam dapat terus mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan zaman, serta meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab yang lebih aplikatif dan komunikatif.

