Medan, 6 Januari 2022 – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menyelenggarakan kuliah dosen tamu dan temu ahli yang mengangkat tema Psikologi Pendidikan Islam dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, Masnun Zaini, M.Psi. Acara ini diadakan dalam rangka memberikan wawasan lebih dalam mengenai pentingnya psikologi dalam konteks pendidikan Islam yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman. Kuliah ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta praktisi pendidikan Islam yang ingin memperdalam pemahaman terkait disiplin ilmu tersebut.
Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan ini. “Kuliah dosen tamu ini merupakan salah satu upaya Fakultas Agama Islam untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran di UMSU, khususnya dalam bidang psikologi pendidikan Islam. Semoga acara ini dapat memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi perkembangan pendidikan di lingkungan umat Islam,” ujarnya.
Masnun Zaini, M.Psi, yang dikenal sebagai pakar dalam bidang psikologi pendidikan Islam, memulai materi kuliahnya dengan membahas konsep dasar psikologi dan aplikasinya dalam dunia pendidikan Islam. Menurut Masnun, pendekatan psikologi yang berbasis pada ajaran Islam dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk memahami dan mengelola dinamika peserta didik, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan produktif.
Lebih lanjut, Masnun menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakteristik psikologis siswa dalam merancang strategi pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. “Psikologi pendidikan Islam mengajarkan kita untuk melihat peserta didik tidak hanya sebagai objek pendidikan, tetapi juga sebagai individu yang memiliki potensi dan kebutuhan psikologis yang berbeda-beda,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Masnun juga berbagi pengalaman praktis tentang penerapan teori psikologi dalam kelas, termasuk teknik-teknik pendekatan yang dapat dilakukan oleh guru atau pendidik untuk mengatasi berbagai masalah yang sering muncul di dalam proses belajar mengajar. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah bagaimana memahami perbedaan karakter siswa yang dapat mempengaruhi cara mereka dalam menyerap materi ajar.
Selain itu, sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam tentang penerapan psikologi pendidikan Islam dalam praktik sehari-hari. Banyak peserta yang antusias untuk berdiskusi mengenai bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi pendidik dalam menerapkan teori psikologi di dalam kelas, khususnya dalam konteks pendidikan Islam.
Dr. Muhammad Qorib, MA, menutup acara dengan memberikan ucapan terima kasih kepada Masnun Zaini, M.Psi, atas kontribusinya dalam memperkaya wawasan peserta mengenai psikologi pendidikan Islam. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan di lingkungan UMSU dan membantu mahasiswa serta tenaga pendidik untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

