Daud Sitorus, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berhasil meraih prestasi gemilang dengan meraih Juara II pada kategori Tilawah Putra Internasional dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Majlis Tilawah Al-Quran Antar Bangsa yang Ke-14. Acara yang diselenggarakan oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) pada tahun 2024 ini berlangsung di Kalimantan Selatan dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.
Keberhasilan Daud Sitorus tidak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UMSU. Dalam ajang tersebut, Daud menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan kemampuan membaca Al-Quran yang fasih dan penuh penghayatan. Persaingan yang ketat dengan peserta dari berbagai negara menjadi tantangan tersendiri bagi Daud, namun ia berhasil tampil optimal.
Ucapan selamat datang dari berbagai pihak sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian Daud. Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Qorib, MA, mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih mahasiswa PAI tersebut. “Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi fakultas dan universitas kita. Semoga prestasi ini bisa memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang agama dan akademik,” ujarnya.
Tidak kalah penting, Ketua Program Studi PAI, Assoc. Prof. Dr. Hasrian Rudi Setiawan, M.Pd.I, juga menyampaikan ucapan selamat dan dukungan kepada Daud. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Daud. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa PAI UMSU memiliki potensi yang luar biasa dalam bidang tilawah dan penguasaan Al-Quran,” ungkapnya. Ucapan tersebut menjadi dorongan bagi Daud untuk terus berlatih dan mengembangkan bakatnya.
Prestasi ini juga mendapatkan perhatian dari masyarakat luas, terutama di kalangan mahasiswa dan pelajar yang bercita-cita untuk berprestasi di bidang keagamaan. Daud menjadi teladan bagi mereka, menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, impian untuk berprestasi di tingkat internasional dapat terwujud. Ini juga menjadi momentum bagi UMSU untuk lebih aktif dalam mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengikuti berbagai kompetisi serupa.
Melalui keberhasilan Daud, diharapkan semakin banyak mahasiswa dari Program Studi PAI UMSU yang akan terinspirasi untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Quran. Tidak hanya di ajang nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memicu semangat juang mahasiswa lainnya untuk berprestasi dan mengharumkan nama baik universitas di kancah global.
Kedepannya, Prodi PAI UMSU akan terus mengadakan program-program pelatihan dan bimbingan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompetisi di berbagai ajang. Dengan dukungan penuh dari fakultas dan universitas, diharapkan akan lahir lebih banyak prestasi yang membanggakan dari mahasiswa UMSU.
Dengan pencapaian ini, Daud Sitorus tidak hanya menjadi juara dalam kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi awal dari perjalanan suksesnya di masa depan.