Pada Selasa, 19 April 2022, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bersama Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A, seorang ahli dari Observatorium Ilmu Falak. Kegiatan ini bertujuan memperdalam wawasan mahasiswa terkait Ilmu Falak, khususnya dalam kajian astronomi Islam yang relevan dengan kebutuhan akademik dan sosial masyarakat.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, M.A, menyampaikan apresiasi kepada Dr. Arwin atas kesediaannya berbagi ilmu. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UMSU untuk terus memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya dalam bidang keilmuan yang mendukung praktik Islam secara komprehensif, seperti Ilmu Falak,” ujar Dr. Muhammad Qorib. Ia juga menegaskan pentingnya Ilmu Falak dalam menjawab tantangan kontemporer, seperti penentuan awal bulan hijriah dan pengembangan kalender Islam global.
Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar dalam paparannya menjelaskan dasar-dasar Ilmu Falak, meliputi pengamatan benda-benda langit, perhitungan waktu salat, dan penentuan arah kiblat. Ia juga memaparkan pentingnya observatorium modern dalam mendukung keakuratan data astronomi. “Ilmu Falak bukan sekadar kajian tradisional, melainkan ilmu yang terus berkembang dengan teknologi canggih. Hal ini memungkinkan umat Islam untuk menjalankan ibadah secara lebih akurat dan ilmiah,” ungkapnya.
Kegiatan ini menarik antusiasme tinggi dari mahasiswa, yang tidak hanya berasal dari Fakultas Agama Islam, tetapi juga dari program studi lain di UMSU. Dalam sesi diskusi, mahasiswa aktif bertanya, mulai dari implementasi Ilmu Falak di kehidupan sehari-hari hingga tantangan penerapannya di masyarakat. Hal ini mencerminkan minat besar terhadap Ilmu Falak sebagai cabang ilmu yang relevan dan aplikatif.
Selain pemaparan materi, Dr. Arwin juga memberikan simulasi praktis menggunakan perangkat lunak astronomi untuk perhitungan hilal. Simulasi ini memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami metode modern penentuan awal bulan hijriah. Dengan pendekatan interaktif tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kolaborasi antara tradisi Islam dan teknologi modern.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Dekan FAI UMSU kepada Dr. Arwin sebagai bentuk apresiasi. Dr. Muhammad Qorib berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut, mengingat pentingnya menghubungkan mahasiswa dengan tenaga ahli di berbagai bidang ilmu. “Sinergi antara dunia akademik dan praktisi adalah kunci untuk mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara global,” tambahnya.
Melalui kuliah ini, Fakultas Agama Islam UMSU kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berkompeten, tidak hanya dalam keilmuan Islam, tetapi juga dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus belajar dan menggali potensi Ilmu Falak demi kemajuan umat Islam.

