Medan, 15 Desember 2021 – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar kuliah umum dengan menghadirkan dosen tamu sekaligus tenaga ahli di bidang pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), Laila Sari, M.Pd. Kegiatan yang berlangsung di ruang serba guna FAI ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta tenaga pendidik dari berbagai instansi pendidikan Islam di wilayah Medan.
Kuliah tamu yang mengangkat tema “Pengembangan Kurikulum PAI dalam Era Revolusi Industri 4.0” ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para peserta tentang pentingnya pembaruan kurikulum PAI yang relevan dengan perkembangan zaman. Dalam kesempatan ini, Laila Sari, M.Pd., yang merupakan salah satu ahli di bidang pengembangan kurikulum, membagikan pengalamannya dalam merancang kurikulum yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan generasi milenial.
Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa dan tenaga pendidik dalam bidang pendidikan agama Islam. “Kurikulum PAI harus mampu menjawab tantangan zaman, terutama di era digital ini, yang diwarnai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Dr. Qorib. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara teori dan praktik dalam pengembangan kurikulum yang aplikatif di lapangan.
Laila Sari, M.Pd. dalam kuliah tamunya menjelaskan bahwa pengembangan kurikulum PAI tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran, tetapi juga untuk mempersiapkan siswa agar mampu bersaing di dunia global yang semakin terhubung. “Di era 4.0 ini, kita harus memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam menyampaikan materi PAI yang dapat menjangkau lebih banyak audiens, termasuk penggunaan media sosial dan platform digital lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, Laila juga mengungkapkan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam kurikulum pendidikan. “Pengembangan kurikulum PAI harus memadukan aspek spiritual dan intelektual siswa, serta memberikan pembekalan yang utuh untuk mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang berkualitas dalam berbagai bidang,” tambahnya. Ia juga memberikan contoh nyata mengenai penerapan kurikulum berbasis proyek yang bisa meningkatkan keterampilan siswa secara praktis.
Acara ini tidak hanya terbatas pada kuliah tamu, tetapi juga diikuti dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Beberapa mahasiswa dan dosen FAI mengajukan pertanyaan mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan kurikulum PAI di berbagai tingkat pendidikan. Diskusi ini berlangsung hangat, dengan peserta memberikan berbagai ide kreatif mengenai inovasi kurikulum di era digital.
Sebagai penutup, Dr. Muhammad Qorib, MA, mengucapkan terima kasih kepada Laila Sari, M.Pd., atas kesempatan berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi seluruh peserta. “Semoga kuliah tamu ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dalam memperbaiki kualitas kurikulum PAI, serta menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan tuntutan zaman,” ungkapnya. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat sebagai tanda penghargaan kepada Laila Sari, M.Pd.

