Medan, 5 Agustus 2022 – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar Kuliah Dosen Tamu dan Temu Ahli dengan tema “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)” yang dihadiri oleh para mahasiswa dan civitas akademika. Acara ini menghadirkan Siti Ruzita Ramli, seorang pakar pendidikan dan pengembangan strategi pembelajaran, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diadakan untuk memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen terkait dengan cara-cara inovatif dalam mengajarkan PAI di era modern.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam UMSU, Dr. Muhammad Qorib, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Agama Islam untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran di bidang PAI. Menurut beliau, strategi pembelajaran yang efektif sangat penting agar tujuan pendidikan agama dapat tercapai dengan baik, terutama dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. “Kegiatan ini akan memberikan insight baru mengenai metode dan pendekatan yang lebih relevan dan menarik dalam mengajarkan PAI,” ujar Dr. Qorib.
Siti Ruzita Ramli dalam kuliahnya mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi dan informasi membawa dampak besar terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam bidang PAI. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya penggunaan strategi yang kreatif dan adaptif. “Sebagai pendidik, kita perlu memahami cara-cara yang tepat untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kebutuhan dan perkembangan zaman,” ujar Ruzita. Dia juga menambahkan, bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan daya tarik dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Salah satu strategi yang dibahas dalam kuliah ini adalah pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi PAI dengan isu-isu sosial yang sedang berkembang. Menurut Siti Ruzita, hal ini bisa menjadikan pembelajaran lebih relevan dan mudah diterima oleh siswa. “Dengan mengaitkan nilai-nilai agama dengan kehidupan sehari-hari, siswa akan lebih mudah memahami dan mengamalkan ajaran agama dalam konteks mereka,” jelasnya.
Selain itu, Ruzita juga berbagi pengalaman dalam merancang pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif dari siswa. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran yang hanya mengandalkan ceramah atau pengajaran satu arah sudah tidak efektif lagi. “Pendidikan harus melibatkan siswa secara aktif agar mereka dapat berpikir kritis dan kreatif, serta mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan nyata,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi ajang diskusi yang produktif antara mahasiswa dan dosen dengan pembicara. Para peserta kuliah tanya jawab dengan antusias mengajukan pertanyaan terkait tantangan dalam mengajar PAI, terutama di tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat. Siti Ruzita dengan sabar menjawab setiap pertanyaan, memberikan tips dan trik agar para pendidik PAI bisa mengatasi berbagai tantangan tersebut dengan bijak.
Sebagai penutupan, Dr. Muhammad Qorib mengucapkan terima kasih kepada Siti Ruzita Ramli atas kontribusinya yang sangat berharga dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI. Beliau berharap bahwa ilmu yang didapatkan dalam kuliah tamu ini dapat diimplementasikan dalam praktek mengajar di kelas, serta memberi dampak positif bagi kualitas pendidikan agama di Indonesia, khususnya di UMSU. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan harapan agar kerjasama antara Fakultas Agama Islam UMSU dengan para pakar pendidikan terus berlanjut demi kemajuan pendidikan Islam di masa depan.

