Fakultas Agama Islam (FAI) terus berkomitmen dalam membangun jiwa kepemimpinan mahasiswa melalui program Training of Trainers (TOT) Co-Instruktur untuk kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Program ini menjadi agenda rutin setiap semester, yang melibatkan mahasiswa sebagai co-instruktur. Keterlibatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan memimpin dan bekerja dalam tim.
Menurut Dr. Munawir Pasaribu, MA, selaku pengelola program TOT, kegiatan ini dirancang untuk memberikan mahasiswa kesempatan belajar langsung di lapangan. “TOT Co-Instruktur bukan hanya pelatihan teknis, tetapi juga membangun karakter. Mahasiswa didorong untuk memimpin dengan penuh tanggung jawab, sekaligus belajar mendampingi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan kampus,” ujar Dr. Munawir.
Program ini melibatkan serangkaian pelatihan intensif yang mencakup komunikasi efektif, manajemen konflik, dan penyusunan program kerja. Mahasiswa yang terpilih menjalani seleksi ketat dan dilatih oleh dosen-dosen berpengalaman. Salah satu fokus utama adalah menanamkan nilai-nilai Islami dalam setiap aspek pelatihan, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi pemimpin yang kompeten, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.
Dr. Muhammad Qorib, MA, Dekan Fakultas Agama Islam, mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk mencetak generasi pemimpin yang unggul. “Melalui TOT Co-Instruktur PKKMB, kita ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Hal ini sesuai dengan visi FAI untuk mencetak lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata di masyarakat,” ungkap Dr. Qorib.
Pelaksanaan PKKMB yang melibatkan co-instruktur dari kalangan mahasiswa dinilai mampu menciptakan kedekatan antara mahasiswa baru dan senior. Hal ini penting untuk membangun lingkungan kampus yang inklusif dan kolaboratif. Selain itu, mahasiswa co-instruktur juga memperoleh pengalaman nyata dalam memimpin kelompok dan menghadapi berbagai tantangan.
Salah satu mahasiswa yang pernah menjadi co-instruktur, Ahmad Rizky, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari program ini. “TOT Co-Instruktur melatih saya untuk lebih percaya diri, belajar mengelola waktu, dan memahami bagaimana cara memimpin dengan baik. Ini sangat bermanfaat untuk pengembangan diri saya di masa depan,” ujarnya.
Dengan keberlanjutan program ini setiap semester, Fakultas Agama Islam berharap dapat mencetak lebih banyak pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan global. PKKMB tidak hanya menjadi sarana orientasi mahasiswa baru, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Islami yang relevan dalam berbagai bidang kehidupan.

