Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi profesional yang berkarakter Islami. Pada hari ini, FAI UMSU menyelenggarakan *Pelatihan Teknik Konseling Islami* bagi mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam memberikan layanan konseling berbasis nilai-nilai Islam.
Pelatihan yang berlangsung di Aula Kampus UMSU ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FAI. Dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam bidang konseling Islami,Dr. Rizka Harfiani, M.Psi., kegiatan ini menjadi ajang untuk memperdalam wawasan tentang teknik konseling yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Dalam sambutannya, Dekan FAI UMSU, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Qorib, S.Ag, M.A., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk menyiapkan mahasiswa menjadi konselor yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat. “Konseling Islami bukan hanya tentang membantu menyelesaikan masalah, tetapi juga menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Kegiatan ini meliputi sesi pemaparan teori, praktik simulasi konseling, serta diskusi interaktif. Peserta diajarkan berbagai teknik, seperti pendekatan empati Islami, penyelesaian konflik berbasis syariah, hingga pemanfaatan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis dalam proses konseling.
Salah satu peserta, Nurul Aisyah, menyampaikan antusiasmenya terhadap pelatihan ini. “Kami merasa sangat terbantu karena materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Pelatihan ini memberi kami wawasan baru tentang bagaimana menjadi konselor yang bijaksana dan Islami,” ungkapnya.
Dengan pelatihan ini, diharapkan mahasiswa FAI UMSU dapat menjadi agen perubahan di masyarakat, memberikan solusi berbasis nilai-nilai Islam, serta mampu menghadirkan pendekatan konseling yang lebih humanis dan spiritual. Kegiatan ini juga mempertegas peran UMSU dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
